2 Nov 2016

Belajar Mudah Merajut Tas Sendiri

Gambar-Tas-Rajut
Gambar Tas Rajut

DI kutip dari Wikipedia Merajut adalah metode membuat lembaran kain, pakaian atau perlengkapan busana dari bahan dasar benang yang di khususkan rajut. tehnik merajut berbeda dari menenun yang menyilangkan dua jajaran benang yang saling tegak lurus, merajut hanya menggunakan sehelai benang. Sebaris tusukan yang sudah selesai dipegang di salah satu jarum rajut sampai dimulainya tusukan yang baru.
Kata dasar dari merajut adalah rajut (me-rajut), rajut dapat diartikan jaring / jala-jala atau bahan pakaian yang disirat manual (menggunakan tangan) maupun menggunakan mesin rajut. Sedangkan Rajutan (rajut-an) dapat diartikan bahan pakaian yang dibuat oleh tangan maupun mesin rajut atau dapat pula diartikan hasil merajut. Orang kita biasanya mengenal dari bahan / kain wol.

Lalu bagaimana cara merajut sebuah tas ?
  Sebelum memulai belajar merajut ada baiknya anda semua tahu istilah-istilah dalam merajut dan bahkan anda harus tahu dulu nama-nama alat untuk merajut tas tersebut 
 
Hakpen memiliki ukuran bermacam-macam. Penggunaannya disesuaikan dengan ukuran benang. Sesuaikan antara hakpen dan ukuran benang. Karena jika hakpen terlalu kecil, hasil rajutannya akan terlalu rapat dan kaku. Begitu juga sebaliknya apabila hakpen terlalu besar hasil rajutannya akan terlihat besar dan longgar .
Penggunaan bahan dan ukuran hakpen yang disarankan :
1. Nomor 1/0 untuk benang katun ukuran 5
2. Nomor 2/0 – 3/0 untuk benang katun nomor 10, benang rayon, benang wol 2 ply, benang wol lokal.
3. Nomor 4/0 – 5/0 untuk benang katun nomor 10 – 30, benang wol 4 ply, benang softly cotton 4 ply
4. Nomor 5/0 – 6/0 untuk benang softly cotton 5 – 6 ply, benang katun nomor 30
5. Nomor 6/0 – 7/0 untuk benang softly cotton 8 ply
6. Nomor 7/0 – 8/0 utnuk benang wol katun tebal (soft worsted yarn, benag bulky 10-12 ply)
Ukuran benang menyesuaikan dengan hakpen.
Jenis-Jenis Benang Rajut
  • Benang Kinlon
    adalah benang rajut yang mirip dengan benang katun minlon. Benang ini cocok digunakan untuk membuat syal karena sifatnya yang mengembang dan hangat jika dipakai ditubuh. Benang ini berdiameter 2-3 mm.
  • Benang Wol Kenari,
    Berat rata-rata 30 gr, harganya sekitar Rp. 5.500
  • Benang Katun. dalah benang yang  terbuat dari serat alami (kapas). Benang ini cocok digunakan untuk pemula yang baru belajar merajut, karena sifatnya dingin, ringan dan memiliki variasi warna. Bisa digunakan untuk membuat berbagai pernik sulam, seperti tas, dompet, taplak meja, dan lainnya. Benang katun ada yang memiliki satu warna dan ada yang gradasi (sembur).
  • Benang nilon
    Benang Rajut Nilon, cocok untuk tas karena sifat benang yang kuat, kaku, dan mengkilat. Benang nilon ukuran kecil (no.12) cocok digunakan untuk aksesoris atau pernak-pernik. Untuk yang berukuran besar (D30) cocok digunakan pembuatan tas, dompet, dan sepatu. Harganya sekitar Rp.7,000,- sampai Rp 11.000,- untuk ukuran kecil, biasanya tanpa digulung. Tapi unutk ukuran besar harganya antara Price : Rp.38,000 hingga Rp 40.000,- dengan berat sekitar 300gr, bisa lebih.
    Benang Panda, harganya biasanya berkisaran sekitar Rp.17,500 berat: 100gr hakken: no.3/4 knitting: 3mm
  • Benang Woll sintetis/Acrilic,
    Benang ini dapat digunakan untuk membuat syal hangat, amigurumi/boneka dll. Hakken no 3/4 Knitting uk 2,5mm berat 40gr harganya biasanya berkisaran sekitar Rp.8,500
  • Benang Acrylic linen, benang ini biasanaya digunankan untuk menenun; harganya biasanya berkisaran sekitar Rp.15,000

  • Benang polyester, jenis benang tersebut Benangnya Ringan, Mengkilat, kuat dan Tidak Luntur Bisa Untuk Tas Bahan :polyester. Hakken no.4/5 Berat :100 gram harganya biasanya berkisaran sekitar “Rp.12,000″
.
  • Benang rayon splash Sembur, Jenis benang ini harganya biasanya berkisaran sekitar Rp.17,000, berat 50 gram, Hakken 2/3 knitt 2,5 mm. Benangnya Lembut, cocok dibuat untuk syal, baju dewasa/baby dan lain-lain, benang tersubut tidak pecah.


  • Benang orchid,
    Benangnya lembut Bahan :cotton Bisa di buat untuk baju,syal dll. Hakken no.4 Knitting :3mm harganya biasanya berkisaran sekitar Rp.12,000 Berat 100gram

  • Benang bulky, Benang ini terbuat dari bahan akrilik, spt kapas, helainya tebal Cocok dibuat utk tas juga. Haken no 8/9/10 knitting ukuran 6mm, berat 60-70 gram, harganya biasanya berkisaran sekitar “Rp.11,000″.

  • Benang smock, Benangnya Mengkilat. Berat 20 gram. Bisa digunakan sebagai tepi jilbab/kerudung dan accessories. Harganya biasanya berkisaran sekitar “Rp.5,000″.

  • Benang jala
    Benang jenis ini Bisa di gunakan untuk membuat taplak.  Hakken no.0/1 atau ½. Harganya biasanya berkisaran sekitar “Rp.5,000″.

  • Benang rayon, Jenis benang ini beratnya bisa mencapai 100 grm. Hakken 2/3 knitt 2,5mm, teras Lembut, cocok dibuat untuk syal, baju dewasa/baby dan lain-lain, benang tersebut tidak pecah. Harganya biasanya sekitar “Rp.17,000″
.
  • Benang Athena,
    Jenis benang di atas Benangnya tidak luntur, lembut dan hangat. Bahannya :30% woll dan 70% akliric Bisa dibuat baju, topi dan syal hangat. Hakken no.4 Knitting :3mm Berat :100gram harganya biasanya berkisaran sekitar “Rp.25,000″.

  • Benang Minlon
    Benang minlon ini juga lembut. biasa digunakan untuk membuat boneka, aneka asessories.

3. Jarum Jahit.

Penggunaan jarum ini sebenarnya hanya sebagai alat bantu dari hasil akhir. Gunakan jarum jahit berlubang besar. Berfungsi utnuk penyelesaian produk/finishing.

4. Meteran.

Alat ini digunakan Sebagai ukuran untuk menyesuaikan pola.

5. Gunting.

Digunakan sebagai alat Memotong benang.

6. Alat Penanda (rajutan)

Penanda rajutan fungsinya untuk memberikan tanda saat kita memulai merajut. Hal ini bertujuan agar memudahkan kita dalam menghitung jumlah tusuk dalam rajutan. Tentang alatnya ada bermacam -macam bentuk, bisa membelinya diperalatan rajut atau di toko-toko peralatan assesoris. tapi kita bisa juga memanfaatkan benda disekitar kita, misalnya benang atau lidi.

7. Lem tembak.


lem tembak
alat ini digunakan Untuk menempelkan aksesoris pada rajutan.
Baiklah. Untuk selanjutnya marilah kita mengenal terlebih dahulu simbol-simbol crochet dasar, di sini kita akan menggunakan istilah internasional dan juga bahasa Indonesia agar Anda lebih mudah mengerti maksud dari simbol-simbol nya.
Berikut adalah simbol-simbol crochet:

Simbol Crochet

Penggunaan dari simbol adalah: memberikan kemudahan dalam membaca pola rajutan atau membuat pola rajutan.

simbol crochet
Nama Istilah Simbol & Arti:
Chain Stitch = Ch = Tusuk Rantai
Single Crochet = Sc = Tusuk Tunggal
Half Double Crochet = Hdc = Tusuk Setengah Ganda
Double Crochet = Dc = Tusuk Ganda
Triple Crochet = Trc = Tusuk Tripel
Picot = Pic = Tusuk Picot
Slip Stitch = Sl st / SS = Tusuk Selip

Istilah2 crochet:

• Lp = Loop = lingkaran benang pada hakpen
• Turn = Balik
• Sp = space = spasi
• St = stitch
• Crochet Marker = penanda tusukan
• MC = main color (digunakan jika pola menggunakan lebih dari 1 warna)
• WS = wrong side = tampak belakang
• RS = right side = tampak depan
• Magic Ring

Macam-macam tusuk rajut (Tusuk Dasar)

1. Rantai atau chain

Saat akan membuat rantai, terlebih dahulu awali dengan membuat lingkaran. Ada berbagai macam cara membuat lingkaran di awal rajutan crochet, kali kita coba membuat lingkaran tanpa membuat tusuk rantai.
Masukkan jarum ke dalam lingkaran untuk mengambil buntut benang, lalu tarik benang ke dalam lingkaran
Ambil benang dari gulungan dan taruh buntut benang ke sebelah kiri. tergantung pola anda, di contoh ini yaitu membuat 5 sc ke dalam lingkaran (buntut benang ikut di dalam lingkaran). Lalu, tarik buntut benang sehingga lingkaran tertutup

slst ke sc pertama, jadilah lingkaran benang crochet awal.

2. Tusuk Tunggal (sc)

Single crochet (tusuk tunggal) termasuk tusuk dasar dalam crochet. Contohnya saja, anda bisa membuat syal hanya dengan menggunakan single crochet ini. Pertama anda buat tusuk tunggal sepanjang lebar syal yang diinginkan, lalu buat baris baris single crochet sampai sepanjang syal yang dikehendaki.
Lambang tusuk tunggal adalah sbb: xxx atau +
Sebagai latihan buatlah 21 tusuk rantai. Lalu masukkan hakken di rantai kedua dari ujung, karena rantai nomor satu dihitung sebagai tusuk tunggal pertama.
Ambil benang, sehingga terbentuk 2 lingkaran.
Ambil benang dan masukkan ke kedua lingkarang tersebut, inilah yang disebut dengan tusuk tunggal / single crochet. Lanjutkan pada chain2 selanjutnya sampai ujung.

3. Setengah Tusuk Ganda (hdc)

Cara membuat :
a. Kaitkan benang pada jarum, mulai tusukan pada ch 3
b. Tarik jarum sehingga terdapat 3 lp.
c. Kaitkan benang pada jarum, lalu tarik langsung melalui 3 lp.
d. Mulai tusukan baru lagi

4. Tusuk Ganda (dc)

Cara membuat :
a. Buat tusuk rantai sebagai dasar
b. Kaitkan benang pada jarum
c. Masukkan jarum pada rantai ketiga terhitung mundur dari jarum
d. Kaitkan benang pada jarum
e. Tarik benang melewati lubang rantia (langkah c)
f. Kaitkan benang pada jarum
g. Tarik benang melewati 2 lubang
i. Tarik benag melewati 2 lubang
j. Lakukan langkah a-g sesuai petunjuk pola

5. Triple (tr)

Tusuk ini mirip dengan tusuk ganda. Pada tusuk ganda, benang dikaitkan 1 kali di jarum, sedangkan pada tusuk triple, benang dikaitkan 2 kali.
Cara membuat :
a. Buat tusuk rantai sebagai dasar
b. Kaitkan benang 2 kali, tusukkan pada rantai keempat
c. Kaitkan benang 1 kali, lalu keluarkan dari tusukan rantai
d. Kaitkan benang, lalu keluarkan benang melali 2 lubang di jarum
e. Ulangi langkah d
f. Kaitkan benang, lalu keluarkan benag dari 2 lubang jarum. Jika akan pindah ke baris kedua, awali dengan membuat tusuk rantai 4 kali.

6. Tusuk Sisip (sl st)

Biasanya, tusuk sisip dipakai untuk menyambung dan membuat tusukan baru di tempat lain
Cara membuat :
a. Masukkan jarum pada tusukan berikutnya
b. Kaitkan jarum pada beang
c. Tarik benang melewati lubang dan rantai pada jarum


Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar